Koran Banjar– Polres Banjar kini memiliki wajah baru dalam sistem pelayanan terhadap tahanan. Sebuah bangunan rumah tahanan (rutan) baru resmi berdiri megah di atas lahan yang sebelumnya merupakan bangunan rutan lama. Dengan desain yang lebih modern, kapasitas memadai, dan fasilitas yang manusiawi, keberadaan Rutan Polres Banjar ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di Kabupaten Banjar.
Transformasi Rutan Lama Menjadi Fasilitas Modern
Rutan Polres Banjar yang baru dibangun di lokasi rutan lama ini mengalami pemugaran total. Bangunan lama yang sudah tidak lagi memenuhi standar kenyamanan dan keamanan kini disulap menjadi fasilitas tahanan yang representatif dan memenuhi standar pelayanan yang baik.
Rutan ini mampu menampung hingga 120 orang tahanan, dengan pembagian ruang yang tertata rapi berdasarkan kategori, yakni tahanan laki-laki dewasa, perempuan, anak-anak, serta tahanan dari Propam.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas terwujudnya pembangunan rutan baru ini. Ia menegaskan, keberadaan fasilitas tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara Polres Banjar dan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya memperkuat pelayanan publik, terutama dalam bidang penegakan hukum.
Sinergi Polri dan Pemkab Banjar dalam Peningkatan Pelayanan Publik
Baca Juga: Pemkab Banjar Anugerahkan Penghargaan kepada Pemuda Asli Banjar Berprestasi Nasional
Peresmian Rutan Polres Banjar dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kesehatan, serta para Kepala Lapas di wilayah Martapura dan Banjarbaru. Hadir pula Kalapas Kelas IIB Banjarbaru, Kalapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Kalapas Anak Kelas IA Martapura, dan Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
Kehadiran para pejabat Lapas tersebut menjadi simbol kolaborasi antarinstansi dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan terintegrasi.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan—mulai dari kontraktor, konsultan pengawasan, Dinas PUPR, hingga unsur masyarakat yang turut mendukung.
“Semoga Rutan Polres Banjar ini menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik, aman, dan berkeadilan di Kabupaten Banjar,” ungkapnya. Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk terus membangun institusi kepolisian yang kuat, profesional, dan dekat dengan masyarakat.






