Pemerintah Kota Banjar Tunjuk Pelaksana Tugas untuk Posisi Strategis yang Kosong: Langkah Cepat Sambil Menunggu Restu Kemendagri
Koran Banjar- Pemerintah Kota Banjar mengambil langkah cepat dan tegas dalam merespons kekosongan jabatan penting yang muncul usai pelaksanaan rotasi dan mutasi pejabat pada Senin lalu (7/7/2025). Salah satu posisi yang belum terisi secara definitif adalah Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Banjar.
Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan kekosongan jabatan ini berlangsung lama.
Baca Juga : Portmeirion Group: Perpaduan Warisan Keramik Inggris dan Inovasi Modern
Pengisian Jabatan Menunggu Keputusan Kemendagri
Menurut Sudarsono, Pemerintah Kota sebenarnya telah mengajukan calon pejabat definitif untuk posisi ini ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), namun hingga saat ini, surat keputusan pengangkatan tersebut belum juga diterbitkan. “Kita sudah mengusulkan ke Mendagri, tapi belum turun,” ujar Sudarsono, Selasa (8/7).
Menanggapi situasi itu, Pemkot tidak ingin menunggu terlalu lama. “Akhirnya kita akan langsung memutuskan untuk ada Pelaksana Tugas (Plt), agar pelayanan dan fungsi strategis tetap berjalan,” lanjutnya.
Langkah ini dinilai krusial mengingat bagian Pengadaan Barang dan Jasa memiliki peran sentral dalam memastikan penggunaan anggaran publik dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel.
Dampak Rotasi Tahap Pertama dan Rencana Tahap Kedua
“Rotasi ini sebetulnya draft pengajuan dari Pj Wali Kota Ida Wahida Hidayati,” jelasnya.
Tahap pertama rotasi telah berhasil digelar, namun ternyata belum menuntaskan semua kebutuhan pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemkot Banjar. Beberapa posisi lainnya juga masih kosong atau diisi secara sementara.
“Masih banyak posisi yang kosong. Karena itu, kita akan lanjutkan dengan rotasi tahap dua,” ujar Sudarsono.
Asesmen Dijadwalkan Sebelum Pertengahan Juli
Pemerintah Kota Banjar telah menargetkan untuk menyelenggarakan proses asesmen terhadap calon pejabat dalam waktu dekat sebagai bagian dari persiapan rotasi tahap kedua.
“Mudah-mudahan asesmen bisa kita laksanakan sebelum tanggal 15 Juli,” harap Wali Kota.
Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Sorotan
Ketepatan, kecepatan, dan transparansi dalam proses pengadaan sangat memengaruhi efektivitas pelaksanaan program-program pembangunan.
“Ini bukan jabatan sembarangan. Kabag Pengadaan punya peran vital, jadi penunjukan Plt harus benar-benar orang yang memahami sistem pengadaan dan punya rekam jejak baik,” ujar salah satu sumber internal Pemkot.






