Koran Banjar– Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang telah terintegrasi dalam Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N). Kegiatan berlangsung di Kelurahan Tanjung Rema Darat, Martapura, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Acara dibuka langsung oleh Kepala DKISP Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith, yang menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi SP4N LAPOR sebagai media partisipasi publik. Menurutnya, kanal ini tidak hanya menjadi sarana menyampaikan keluhan, tetapi juga ruang untuk menyalurkan aspirasi, saran, serta kritik membangun terhadap pelayanan pemerintah daerah.
“Masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya melalui aplikasi LAPOR SP4N untuk ditanggapi oleh SKPD terkait, sesuai dengan laporan yang disampaikan. Dengan demikian, pelayanan publik dapat semakin transparan dan akuntabel,” ujar Aidil Basith.
Partisipasi Beragam Peserta
Sosialisasi kali ini dihadiri peserta dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi kemasyarakatan (Ormas), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelajar tingkat SMA, hingga perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan ke lingkungan masing-masing sehingga penggunaan SP4N LAPOR semakin luas.
Baca Juga: Dua Rumah Ludes Terbakar Pemkot Pontianak Turun Tangan Bantu Korban
Aidil menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menggunakan platform ini sangat penting agar pemerintah dapat segera merespons dan menindaklanjuti permasalahan di lapangan. “Melalui laporan dan masukan yang disampaikan, kami bisa mengukur kualitas pelayanan publik serta segera melakukan perbaikan,” ujarnya.
Penjelasan dari Narasumber
Salah satu narasumber, Plt Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, Chairun Ni’mah, turut memberikan pemaparan. Ia menjelaskan bahwa SP4N LAPOR merupakan sistem nasional yang dirancang pemerintah untuk menyatukan pengelolaan pengaduan masyarakat secara terpadu.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa sistem ini mendukung cita-cita pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif. SP4N LAPOR, katanya, menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
“Laporan masyarakat yang masuk harus menjadi perhatian serius. Respons yang lambat atau tindak lanjut yang tidak tuntas justru akan menurunkan kepercayaan publik. Karena itu, sinergi antar-SKPD sangat dibutuhkan,” ungkap Noor Syawli.






