Badai Dahsyat Landa AS Ribuan Penerbangan Dibatalkan dan 230.000 Warga Tanpa Aliran Listrik
Koran Banjar – Badai Dahsyat Landa AS yang melanda Amerika Serikat pada akhir pekan ini telah menyebabkan kerusakan signifikan di sejumlah wilayah, dengan ribuan penerbangan dibatalkan dan lebih dari 230.000 rumah tangga kehilangan akses listrik. Kecepatan angin yang mencapai lebih dari 120 km/jam disertai hujan lebat memicu banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang di berbagai daerah. New York, New Jersey, dan Pennsylvania adalah beberapa wilayah yang paling parah terdampak oleh badai ini.
Pusat Badai Nasional (NHC) memperingatkan bahwa badai ini tidak hanya mengancam dengan kecepatan angin tinggi, tetapi juga dengan risiko tornado dan hujan deras yang dapat menambah potensi kerusakan. Badai ini bergerak cepat, menyebabkan otoritas setempat melakukan langkah-langkah evakuasi di beberapa kawasan berisiko tinggi.
Ribuan Penerbangan Dibatalkan
Salah satu dampak terbesar yang ditimbulkan oleh badai ini adalah terhambatnya sektor transportasi udara. Ribuan penerbangan dibatalkan atau ditunda di sejumlah bandara besar di sepanjang pesisir timur AS, termasuk Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York dan Bandara Internasional Philadelphia.
Menurut data yang dihimpun dari FlightAware, lebih dari 3.000 penerbangan dibatalkan selama dua hari terakhir, dan ribuan penumpang terpaksa menunggu lebih lama atau bahkan mencari alternatif perjalanan lain. Otoritas penerbangan juga menutup beberapa rute utama yang dilintasi oleh badai untuk alasan keselamatan.
“Badai Fiona datang lebih cepat dari yang diperkirakan, dan kami harus memastikan bahwa seluruh penerbangan dihentikan demi keselamatan penumpang dan kru pesawat. Ini adalah langkah yang sulit, namun harus dilakukan,” kata seorang juru bicara Federal Aviation Administration (FAA).
Para penumpang yang terdampak banyak yang terpaksa menunggu hingga kondisi cuaca membaik. Beberapa maskapai menawarkan pengembalian uang atau penjadwalan ulang bagi mereka yang tidak dapat terbang tepat waktu, meskipun itu tidak mengurangi ketidaknyamanan yang dialami.
Baca Juga: Kajari Padang Lawas Diperiksa Kejagung Ini Tanggapan Kejati Sumut
Aliran Listrik Putus, 230.000 Warga Terkena Dampak
Badai Fiona juga mengakibatkan pemadaman listrik massal di sejumlah kawasan. Lebih dari 230.000 pelanggan di wilayah timur laut AS mengalami pemadaman listrik akibat tumbangnya pohon dan tiang listrik yang rusak parah diterjang angin kencang. Wilayah yang paling terdampak meliputi New York, New Jersey, Connecticut, dan Rhode Island.
Pekerja perbaikan listrik dilaporkan bekerja dalam kondisi yang sangat sulit, di tengah hujan lebat dan angin kencang.
“Ini adalah salah satu badai yang paling merusak yang pernah kami hadapi. Kami meminta kesabaran warga dalam menghadapi pemulihan ini. Tim kami bekerja tanpa henti untuk mengembalikan listrik ke rumah-rumah yang terdampak,” ujar Direktur Operasional perusahaan listrik Con Edison.
Badai Dahsyat Landa AS Keamanan Warga dan Evakuasi
Otoritas lokal di berbagai wilayah yang terdampak juga mengeluarkan peringatan evakuasi di beberapa daerah rawan banjir. Jalanan yang tergenang air dan risiko longsor di daerah pegunungan membuat banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu. Gubernur New York, Kathy Hochul, mengingatkan warganya untuk tetap berada di dalam rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak untuk keluar.
“Ini adalah badai yang sangat kuat, dan kami meminta semua warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jangan coba-coba untuk berkendara atau keluar rumah jika tidak perlu,” tegas Hochul dalam konferensi pers.
Dampak Jangka Panjang
Kerusakan infrastruktur, terutama jalan raya, jaringan listrik, dan fasilitas umum, diperkirakan membutuhkan waktu lama untuk dipulihkan sepenuhnya.
Badai ini juga semakin memperlihatkan kerentanannya bagi kawasan pesisir yang menghadapi perubahan iklim.






